Produksi Benih Sumber Kedelai di Paya Rengas Terus Dipantau untuk Hasil Optimal
Monitoring pertanaman kedelai dalam rangka kegiatan perbanyakan produksi benih sumber terus dilakukan di Desa Paya Rengas, Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat, pada areal seluas 7 hektare. Pertanaman ini menggunakan dua varietas unggul kedelai, yaitu varietas Dega 1 dan Derap 1 yang ditanam pada blok berbeda. Penanaman tahap pertama telah dilaksanakan pada 9 Mei 2026, kemudian dilanjutkan pada blok lainnya tanggal 19 Mei 2026. Kegiatan monitoring dilakukan untuk memastikan pertumbuhan tanaman berjalan optimal, sekaligus memantau kondisi lahan, keseragaman tanaman, serta potensi serangan organisme pengganggu tanaman sejak fase awal pertumbuhan. Pertanaman kedelai ini diharapkan mampu mendukung ketersediaan benih sumber bermutu bagi pengembangan kedelai di Sumatera Utara, khususnya dalam upaya peningkatan produksi dan produktivitas kedelai nasional.
Varietas Derap 1 yang digunakan dalam kegiatan ini memiliki keunggulan berupa ukuran biji yang besar dengan potensi hasil mencapai 3,16 ton per hektare sehingga dinilai sangat potensial untuk dikembangkan sebagai sumber benih unggul. Sementara itu, varietas Dega 1 memiliki sejumlah keunggulan antara lain umur genjah dengan masa panen sekitar 70–73 hari setelah tanam, ukuran biji besar, tahan rebah, tahan pecah polong, serta agak tahan terhadap penyakit karat daun. Keunggulan kedua varietas tersebut menjadi nilai tambah dalam mendukung peningkatan produktivitas kedelai di lapangan. Melalui monitoring rutin dan penerapan teknik budidaya yang sesuai anjuran, diharapkan pertanaman kedelai di Paya Rengas dapat tumbuh optimal dan menghasilkan benih sumber berkualitas tinggi yang mampu memenuhi kebutuhan petani serta mendukung program pengembangan kedelai berkelanjutan.